Panel ATS

Kemarin kami baru saja melakukan pengiriman panel ATS 150 KVA ke sebuah villa di daerah Bali. Panel ATS adalah panel Automatic Transfer Switch. Panel ini adalah panel yang berfungsi untuk memindahkan beban dari PLN ke genset ketika PLN padam dan memindahkan beban dari genset kembali ke PLN apabila PLN telah menyala kembali. Panel ini adalah panel dengan menggunakan kontaktor sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan customer kami. Apabila anda juga membutuhkan panel yang serupa atau panel lainnya, silahkan menghubungi kami

genset masuk angin?

Genset saya tidak bisa start, sering dikatakan oleh teknisi masuk angin, apakah itu?

Masuk Angin, adalah masuknya udara pada jalur sistem bahan bakar. hal ini mengakibatkan supply solar terganggu. Pada Genset, umumnya dilengkap dengan pompa (baik manual ataupun elektrik) untuk menyedot solar dan mendorongnya pada injection pump, sehingga mengusir angin keluar dari saluran bahan bakar menuju saluran balik bahan bakar.

Namun demikian, apabila genset yang tersebut sempat padam mendadak karena masuk angin, dapat terjadi bahwa didalam pipa yang menghubungkan injection pump dengan nozzle terdapat udara. jebakan udara pada pipa ini membuat mesin lebih susah untuk dihidupkan (butuh start panjang). cara cepat yang umum dilakukan teknisi adalah dengan membuka/mengendorkan selang yang menuju nozzle dan melakukan start sampai pada pipa tersebut keluar solar. setelah keluar solar maka, pipa akan dikencangkan dan distart ulang maka seharusnya genset akan hidup kembali dan normal seperti sediakala.

untuk menghindari hal-hal ini perlulah diperhatikan ketersediaan solar pada tangki bahan bakar, selain itu perlu diperhatikan juga instalasi pipa dari tangki solar menuju injection pump agar rapat sehingga tidak masuk udara, terutama pada genset yang tanki solarnya lebih rendah daripada injection pump.

Wafat Isa Almasih

Yesus Wafat Disalib

Hari ini umatKristiani merayakan Wafatnya Yesus. Kurban Kristus di salib merupakan Kurban yang menggenapi semua kurban yang ada dalam perjanjian lama.

“Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus , yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. (Ibrani 9:13-14)

AVR (automatic Voltage Regulator)

AVR (automatic Voltage Regulator) dalam genset berfungsi untuk menjaga tegangan genset agar tetap stabil sekalipun ada beban. komponen didalam AVR terdiri dari beberapa IC (Integrated Circuit) yang membandingkan antara tegangan keluaran generator dengan standart yang ditetapkan (yang dapat diset — pada AVR umumnya terdapat VOLT ADJUST). Jika tegangan pada keluaran genset kurang dari standart yang ditetapkan, maka AVR akan mengeluarkan tegangan dan arus yang lebih besar untuk exciter demikian juga sebaliknya, jika tegangan pada keluaran genset lebih besar daripada standart yang ditetapkan, maka AVR akan mengecilkan tegangan dan arus untuk exciter.

kepekaan AVR dapat disetting dengan mengatur GAIN dan STABILITY pada AVR. settingan dapat diatur sehingga AVR dapat bekerja dengan optimal. GAIN yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengakibatkan tegangan menjadi tidak stabil. demikian juga settingan Stability jika terlalu kecil atau besar dapat mengakibatkan tegangan menjadi tidak stabil. settingan yang kurang tepat pada gain dan stability mengakibatkan “over correction” ataupun “under correction”

untuk Synchroun, digunakan AVR khusus yang kepekaannya lebih tinggi lagi, sehingga dapat mendeteksi perubahan arus, sehingga umumnya AVR Synchroun dilengkapi dengan CT DROOP KIT

mesin mengayun?

mesin saya terdengar mengayun, mengapa hal ini terjadi?

  1. pasokan bahan bakar terganggu: dapat terjadi solar hampir habis, saluran bahan bakar terganggu (ada kebocoran, sehingga masuk angin), dapat juga terjadi filter solar mengalami kebuntuan. Kejadian ini berpengaruh dengan naik turunnya frekuensi.
  2. terjadi kebuntuan pada filter udara. Kejadian ini berpengaruh dengan naik turunnya frekuensi.
  3. beban lebih besar dari kapasitas genset, kejadian ini berpengaruh dengan turunnya frekuensi genset < 49Hz.
  4. beban berubah-ubah dengan cepat sehingga govenor mesin melakukan penyesuaian agar tetap terjaga pada RPM kerja (bisa 500RPM, 750RPM, 1500RPM, 1800RPM, 3000RPM, tergantung sistem pada mesin tersebut). Umumnya hal ini normal terjadi pada saat beban fluktuatif, frekuensi genset biasanya terjaga di sekitar 50Hz

jika terjadi permasalahan lebih lanjut, dapat menghubungi kami 08118162208, 021-22580267

nb: mesin mengayun, slogan tehniknya ‘hunting’

tips membeli genset bekas/rekondisi

Berikut ini adalah informasi tips dalam membeli sebuah genset Rekondisi. Berikut beberapa hal yang harus anda lakukan atau perhatikan sebelum anda memutuskan untuk membeli genset bekas:

Genset harus ber-merk untuk kemudahan sparepartnya. Genset Rekondisi yang kami jual seperti isuzu, Nissan dan Mitsubisi, sparepartnya kompatibel dengan mesin mobil sehingga untuk sparepart tidak ada masalah.

Genset dalam kondisi layak running seperti tidak terjadi kebocoran oli, tekanan oli yang normal, mesin tidak panas, keadaan atau tampilan genset terlihat layak

Genset harus di test terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuannya, lazimnya genset akan dites dengan beban 80%, jika masih mampu mengangkat sampai 80% dari kapasitasnya, maka dipastikan genset tersebut dalam keadaan prima.

Pastikan anda membeli dari perusahaan yang memiliki layanan purna jual yang baik.

Pastikan adanya garansi terhadap genset rekondisi yang akan kita beli (nb: kami memberikan garansi 500 Jam ataupun 3-6 bulan, bahkan dapat diberikan garansi selama 1 tahun –tergantung negosiasi– )

genset tidak keluar tegangan

Genset saya tidak keluar tegangan, apa yang harus saya cek?

  1. cek apakah anda sudah menaikan breaker pada genset.
  2. Lakukan pengukuran pada keluaran breaker (di terminal outgoing) antar phase harus sekitar 380-400 volt (R-S), (R-T), (S-T) ataupun 220-240volt antara phase ke netral (R-N) (S-N) (T-N); pada generator 1 phase harus sekitar 220volt
  3. Jika breaker sudah dinaikan, tetapi tidak keluar listrik ada kemungkinan bahwa kabel power genset dalam keadaan short (terhubung langsung) nb: short yang terjadi sebelum genset menyala tidak membuat generator rusak (kecuali genset kecil yang menggunakan avr model kiprox/inverter atau sebangsanya dimana input generator frekuensi tinggi, tegangan rendah diubah menjadi 220, 50hz — umumnya pada genset kecil, dijamin langsung KO), tetapi bila terjadi saat genset menyala dapat mengakibatkan kerusakan fatal.
  4. Jika tidak terjadi short, dapat juga ada permasalahan pada AVR, jika teknisi yang berkompeten sudah melakukan pemeriksaan pada AVR tetapi tetap bermasalah, dapat juga terjadi masalah pada rotating diode di exciter. Lakukan penggantian diode.
  5. Jika setelah diganti diode tetap bermasalah, bisa terjadi gulungan exciter bermasalah (bisa di rotor ataupun stator) bisa juga gulungan ‘main rotor’ bermasalah, bisa juga gulungan ‘main stator’ bermasalah.

Silahkan hubungi kami untuk troubleshooting lebih lanjut: 0819779158, 021-22580267